Archive for the ‘Berita Profesi’ Category

Undangan

Thursday, July 22nd, 2010

Kepada : Yth. Mahasiswa/wi

Angkatan 1-5

Di. tempat

Assalamu’alaikum wr.wb.

Ba’da salam dan sejahtera. Semoga rahmat dan keselamatan dari Allah SWT senantiasa tercurah kepada kita semua, Amiiin.

Mengharap atas kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i, besok pada :

Hari : Sabtu

Tanggal : 31 Juli 2010

Jam : 09.00 WIB - selesai

Tempat : Ruang Audio Visual Lt.2

Agenda           : Sosialisasi Program Khusus untuk Mahasiswa Angkatan 1-5

Demikian pemberitahuan kami, atas kehadiran dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Surakarta, 22 Juli 2010

Pengelola

Mahasiswa Baru Magister Profesi UMS

Wednesday, September 2nd, 2009

Alhamdulillah, tahun ini Magister Profesi Psikologi UMS menerima mahasiswa melalui dua gelombang pendaftaran dan seleksi. GelombangI terseleksi 23 orang dan gelombang dua hanya menyisakan kesempatan pada 7 orang saja. Kuota 30 orang telah penuh. Luar biasanya juga, untuk pertama kalinya Program memberikan jaringan beasiswa (30% dari biaya semestinya) kepada 9 mahasiswa berprestasi, fresh graduate (kurang dari satu tahuan), atau bekerja di lembaga pendidikan, IPK >3,0, TOEFL, Bersedia dilatih dalam berbagai program khusus untuk multi level learning. Perkuliahn akan dimulai pada 3 Oktober 2009, dengan kuliah perdana Prof. DR. Joko Santoso. Mantan Dirut Bank Rakyat Indonesia, seorang yang menekuni corporate culture, dan beyond leadership. Diharapkan dengan sistem pembelajaran baru, fasilitas baru, dan kinerja baru, serta dengan mahasiwa baru suasana belajar dapat lebih hidup dan efektif.

Profesional paduan value of Competency dan value of Character

Thursday, August 6th, 2009

Seseorang yang memiliki profesi berartiia bisa hidup dari apa yang digelutinya, ia meiliki kebanggaan atas apa yang diraihnya, tetapi juga profesi memiliki karakter yang menjadi kualitas  perilaku profesional. Yang pertama disebut sebagai value of profesionality, dan yang kedua disebut value of character. Masyarakat terutama user jasa psikologi sebenarnya tidak membeli gelar ataupun membayar ijin praktek seorang psikolog–meski tanpa keduanya tidak akan ada psikolog–,  melainkan pelanggan membayar value. Value adalah perbandingan antara benefit (manfaat) yang dapat diraih oleh pelanggan dari jasa psikologi dengan kesediaan untuk memberikan korbanan (cost). Jika perbandingan benefit/cost lebih besar dari harapan maka ia dikatakan telah memiliki value. Benefit yang dapat diraih oleh pelanggan dapat berupa: manfaat produk, layanan, personal dan juga prestise. Sedangakn biaya yang sanggup dikeluarkan oelh pelanggan dapat berupa uang, waktu, tenaga, dan psikologis. Value pada jasa psikologi justru disumbang oleh kompetensi dan karakter personal. Itulah kenapa kita perlu mengembangkan value yang layak bagi pelanggan kita, value yang layak bagi kemanusiaan.