Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Profesi Psikologi (Belum) Dibutuhkan Pasar?

Monday, June 7th, 2010

Apa tangkisan kita apabila orang menganggap profesi psikolog sebagai profesi underdog? Tanpa merasa “direndahkan” mestinya ungkapan nyinyir seperti itu dapat menjadi pemicu kita untuk membuktikan bhawa psikolog memang dibutuhkan.

Nach masalah apa sajakah yang sering jadi pokok bahasan dalam perbincangan diantara orang yang meragukan tentang kapsitas profesi psikolog untuk menyelesaikan maalah kehidupan?

PENDAFTARAN MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI - UMS

Tuesday, December 22nd, 2009

formulir-pendaftaran-s2-iiHome MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI (MPP)

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(more…)

Dosen dan Mahasiswa Tentang Pentingnya Profesi Psikologi

Monday, June 8th, 2009

Berikut adalah Pendapat ahli dari pengajar  Magister Psikologi UMS.

Drs. Sholeh Aminy, MSi:

Alhamdulillah, dengan adanya web ini sangat tertolong dalam menterjemahkan keinginan-keinginaan tentang psikolkogi yang ingin saya ketahui. Semoga Web ini berkembang lebih bagus dan lebih komprehensif. Semoga menjadi amal baik pengelola. amin.

Lisnawati Ruhaena S.Psi., M. Si. Psikolog:

Dunia praktis saat ini sangat membutuhkan sekali kompetensi selain keilmuan dalam disiplin ilmu Psikologi. Sarjana psikologi dihadapkan pada kebutuhan pengembangan diri untuk dapat mengatasi masalah dan mengembangkan instansi tempatnya bekerja. Proses pengembangan diri ini dapat diperoleh dengan pendidikan  dan supervisi dari lembaga pendidikan profesi setingkat megister. Pendidikan ini membantu sarjana psikologi untuk meningkatkan kompetensi/skill keprofesian yang membuka jalan untuk menjadi psikolog yang siap menghadapi tantangan dunia kerja sekarang dan akan datang.

(more…)

Beasiswa dan Subsidi untuk Pendidikan Magister Profesi Psikologi

Thursday, June 4th, 2009

Pendidikan Profesi apapun bidangnya selalu terbilang mahal, termasuk profesi psikolog. Oleh karena itu sedikit lulusan S1 yang mampu melanjutkan pendidikan profesi karena kekuarangan biaya. Umumnya biaya program persemester profesi mencapai 3 kali saat S1. Oleh karena itu Program Profesi Magister UMS berencana untuk memberikan beasiswa dan subsidi biaya hingga 25%/semester dengan kuota yang fantastis, yaitu mencapai 60% dari total jumlah mahasiswa. Namun skim subsidi ini sedang digodok karena belum selesainya MoU dengan beberapa penyandang dana, lembaga Alumni, Pengusaha Sukses, Wali Amanat, dan juga Paguyuban Dosen. Mudah-mudahan kabar gemira ini dapat direalisasikan oleh Universitas yang sejak berdirinya berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan berkualitas tetapi terjangkau oleh masyarakat dhuafa. Bagi anda yang sudah lulus S1 (press graduate), ber-IPK Tinggi, dan memenuhi beberapa persyaratan untuk melanjutkan pendidikan jenjang pascasarjana, bila berminat dapat mengakses informasi tersebut melalui HP. 0271-5844012

Mengenal Autis

Thursday, June 4th, 2009

Dra. KristiPraktisi Terapi Autis

Mengenal anak dengan
Autistic Spectrum Disorder

  • Autisme merupakan fenomena yang masih menyimpan banyak rahasia walaupun sudah diteliti sejak 60 tahun yang lalu.
  • Belum dapat ditemukan penyebab yang pasti sehingga belum dapat dikembangkan cara pencegahan maupun penanganan yang tepat.
  • Autisme bukanlah fenomena yang sederhana fakta menunjukkan masalah autisme merupakan masalah yang kompleks dan beragam sehingga individu autisme perlu didekati dengan pendekatan humanistik yang memandang mereka sebagai individu yang utuh dan unik.
  • Jumlah penyandang autisme dari hari ke hari makin bertambah,juga terjadi di Indonesia dan telah menjadi perhatian luas dari masyarakat maupun profesional.

AUTISME SEBGAI GEJALA PSKOLOGIS

  • Pandangan Psikoanalitik : Bahwa Autisme disebabkan karena pengasuhan ibu yang tidak hangat,sehingga anak autistik cenderung menarik diri dan sibuk dengan dirinya sendiri (Happe,1994;Butten,2004;Stacey 2003). Tokoh lain yang meneliti adalah Margareth Mahler. Menurutnya anak-anak Autistik mengalami kerusakan yang parah pada egonya karena sejak lahirtidak mampu dan tidak menjadikan ibu atau orang lain sebagai partner dalam melakukan eksplorasi terhadap dunia luar dan dunia dalamnya. Mereka juga mengalami regresi kearah tahap kehidupan yang paling primitif serta menutup diri dari kehidupan yang menuntut respon-respon emosonal dan sosial.

(more…)

Professionality is power but character is more!

Sunday, May 31st, 2009

Semua orang punya moto, atau semboyan. Moto tidak sekedar kata-katanya bagus,bak mutiara. Moto memberikan “perintah” bathiniah untuk melakukan sesuatu sesuai dengan makna yang ingin disiratkan dan dusuratkan.

Salah satu moto yang menarik kajian kita adalah moto yang dimiliki oleh Profesi Psikologi Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS). “Professionality is power, but character is more”. Mengandung perintah bahwa profesionalitas memang merupakan kekuatan, tetapi dalam dunia profesi ternyata nilai, moral, kode etik, dan sikap hidup menjadi lebih penting. Benarkah faktanya demikian? Ya, seseorang yang memiliki knowledge, skil sebagai syarat profesional adalah hasil belajar “terpogram” oleh sebuah lembaga pendidikan profesi, namun character ternyata merupakan hasil proses belajar “seumur hidup”, yang setiap orang harus belajar pada kehidupan.

(more…)