Magister Profesi Psikologi Muhammadiyah
Mahasiswa Baru Magister Profesi UMS
Alhamdulillah, tahun ini Magister Profesi Psikologi UMS menerima mahasiswa melalui dua gelombang pendaftaran dan seleksi. GelombangI terseleksi 23 orang dan gelombang dua hanya menyisakan kesempatan pada 7 orang saja. Kuota 30 orang telah penuh. Luar biasanya juga, untuk pertama kalinya Program memberikan jaringan beasiswa (30% dari biaya semestinya) kepada 9 mahasiswa berprestasi, fresh graduate (kurang dari satu tahuan), atau bekerja di lembaga pendidikan, IPK >3,0, TOEFL, Bersedia dilatih dalam berbagai program khusus untuk multi level learning. Perkuliahn akan dimulai pada 3 Oktober 2009, dengan kuliah perdana Prof. DR. Joko Santoso. Mantan Dirut Bank Rakyat Indonesia, seorang yang menekuni corporate culture, dan beyond leadership. Diharapkan dengan sistem pembelajaran baru, fasilitas baru, dan kinerja baru, serta dengan mahasiwa baru suasana belajar dapat lebih hidup dan efektif.
Profesional paduan value of Competency dan value of Character
Seseorang yang memiliki profesi berartiia bisa hidup dari apa yang digelutinya, ia meiliki kebanggaan atas apa yang diraihnya, tetapi juga profesi memiliki karakter yang menjadi kualitas perilaku profesional. Yang pertama disebut sebagai value of profesionality, dan yang kedua disebut value of character. Masyarakat terutama user jasa psikologi sebenarnya tidak membeli gelar ataupun membayar ijin praktek seorang psikolog–meski tanpa keduanya tidak akan ada psikolog–, melainkan pelanggan membayar value. Value adalah perbandingan antara benefit (manfaat) yang dapat diraih oleh pelanggan dari jasa psikologi dengan kesediaan untuk memberikan korbanan (cost). Jika perbandingan benefit/cost lebih besar dari harapan maka ia dikatakan telah memiliki value. Benefit yang dapat diraih oleh pelanggan dapat berupa: manfaat produk, layanan, personal dan juga prestise. Sedangakn biaya yang sanggup dikeluarkan oelh pelanggan dapat berupa uang, waktu, tenaga, dan psikologis. Value pada jasa psikologi justru disumbang oleh kompetensi dan karakter personal. Itulah kenapa kita perlu mengembangkan value yang layak bagi pelanggan kita, value yang layak bagi kemanusiaan.
Gerakan Sholat Bermanfaat Untuk Kesehatan Tubuh
Sholat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tapi juga gerakan-gerakan salat adalah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, sholat adalah gudang obat dari berbagai jenis penyakit.
Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaannya, khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, tapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. Misalnya, puasa, perintah Allah di rukun Islam ketiga ini sangat diakui manfaatnya oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa untuk kesehatan diri dan pasien mereka.
Begitu pula dengan sholat, merupakan ibadah yang paling tepat untuk metabolisme dan tekstur tubuh manusia. Gerakan-gerakan di dalam salat pun mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya:
Takbiratul Ihram:, berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas. (more..)
Psikologi Musik
Musik telah menjadi bagian hidup bahkan bagi sebagian orang musik menjadi spirit untuk melakukan aktivitas. Musik dapat mengubah orang sedih menjadi senang dan frustasi menjadi semangat.
Kenyataanya memang demikian, menurut sebuah penelitian yang dilakukan Valerie N. Stratton, PhD dan Annette H. Zalanowski dari Universitas Penn State terhadap para siswa sekolah psikologi dan musik ditemukan apapun jenis musik yang didengarkan, musik terbukti dapat membuat mood lebih baik.
Para siswa diharuskan mendengarkan musik selama dua minggu dimana melaporkan mood mereka sebelum dan sesudah episode musik tersebut. Hasil penelitian ini dimuat dalam terbitan Psychology and Education: An Interdisciplinary Journal.
Dosen dan Mahasiswa Tentang Pentingnya Profesi Psikologi
Berikut adalah Pendapat ahli dari pengajar Magister Psikologi UMS.
Drs. Sholeh Aminy, MSi:
Alhamdulillah, dengan adanya web ini sangat tertolong dalam menterjemahkan keinginan-keinginaan tentang psikolkogi yang ingin saya ketahui. Semoga Web ini berkembang lebih bagus dan lebih komprehensif. Semoga menjadi amal baik pengelola. amin.
Lisnawati Ruhaena S.Psi., M. Si. Psikolog: (more..)
Mengapa Perlu Pendidikan Lanjut Profesi
Pemerintah sedang gencar-gencarnya meningkatkan pendidikan vokasi yang menekankan pada ketrampilan praktis tetapi terlatih dan terstandarisasi serta laku jual. Lebih jauh lagi adalah siap kerja dan siap diupah memadai sebagai tenaga trampil. Tidak heran sekarang ini proporsi pendidikan SMA dan SMK sudah mendekati seimbang yaitu 47%:53%.
Pendidikan vokasi sudah menjadi agenda pemerintah, bukan karena jeleknya pendidikan SMA, tetapi karena lapangan kerja ril (sektor ril), para user lulusan pendidikan meminta mereka yang siap kerja. Jadi di level yang lebih tinggi kebutuhan akan lulusan diploma politeknik akan jauh dibutuhkan oleh dunia kerja.
Beasiswa dan Subsidi untuk Pendidikan Magister Profesi Psikologi
Pendidikan Profesi apapun bidangnya selalu terbilang mahal, termasuk profesi psikolog. Oleh karena itu sedikit lulusan S1 yang mampu melanjutkan pendidikan profesi karena kekuarangan biaya. Umumnya biaya program persemester profesi mencapai 3 kali saat S1. Oleh karena itu Program Profesi Magister UMS berencana untuk memberikan beasiswa dan subsidi biaya hingga 25%/semester dengan kuota yang fantastis, yaitu mencapai 60% dari total jumlah mahasiswa. Namun skim subsidi ini sedang digodok karena belum selesainya MoU dengan beberapa penyandang dana, lembaga Alumni, Pengusaha Sukses, Wali Amanat, dan juga Paguyuban Dosen. Mudah-mudahan kabar gemira ini dapat direalisasikan oleh Universitas yang sejak berdirinya berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan berkualitas tetapi terjangkau oleh masyarakat dhuafa. Bagi anda yang sudah lulus S1 (press graduate), ber-IPK Tinggi, dan memenuhi beberapa persyaratan untuk melanjutkan pendidikan jenjang pascasarjana, bila berminat dapat mengakses informasi tersebut melalui HP. 0271-5844012
Mengenal Autis
Dra. KristiPraktisi Terapi Autis
Mengenal anak dengan
Autistic Spectrum Disorder
- Autisme merupakan fenomena yang masih menyimpan banyak rahasia walaupun sudah diteliti sejak 60 tahun yang lalu.
- Belum dapat ditemukan penyebab yang pasti sehingga belum dapat dikembangkan cara pencegahan maupun penanganan yang tepat.
- Autisme bukanlah fenomena yang sederhana fakta menunjukkan masalah autisme merupakan masalah yang kompleks dan beragam sehingga individu autisme perlu didekati dengan pendekatan humanistik yang memandang mereka sebagai individu yang utuh dan unik.
- Jumlah penyandang autisme dari hari ke hari makin bertambah,juga terjadi di Indonesia dan telah menjadi perhatian luas dari masyarakat maupun profesional.
AUTISME SEBGAI GEJALA PSKOLOGIS
(more..)
Professionality is power but character is more!
Semua orang punya moto, atau semboyan. Moto tidak sekedar kata-katanya bagus,bak mutiara. Moto memberikan “perintah” bathiniah untuk melakukan sesuatu sesuai dengan makna yang ingin disiratkan dan dusuratkan.
Salah satu moto yang menarik kajian kita adalah moto yang dimiliki oleh Profesi Psikologi Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS). “Professionality is power, but character is more”. Mengandung perintah bahwa profesionalitas memang merupakan kekuatan, tetapi dalam dunia profesi ternyata nilai, moral, kode etik, dan sikap hidup menjadi lebih penting. Benarkah faktanya demikian? Ya, seseorang yang memiliki knowledge, skil sebagai syarat profesional adalah hasil belajar “terpogram” oleh sebuah lembaga pendidikan profesi, namun character ternyata merupakan hasil proses belajar “seumur hidup”, yang setiap orang harus belajar pada kehidupan.
